Menentukan jenis pembungkus pegangan raket yang paling sesuai merupakan kendala umum bagi pebulutangkis yang memiliki masalah telapak tangan mudah berkeringat. Penggunaan grip karet maupun grip handuk masing-masing memiliki keunggulan karakter material dalam memberikan traksi pegangan saat memukul bola. Salah memilih jenis lapisan dapat menyebabkan raket slip dari genggaman atau memicu kapalan pada kulit jari tangan. Pemilihan aksesoris ini menjadi bagian terpadu dalam urusan cara memelihara raket badminton agar peralatan olahraga tersebut tetap nyaman dan awet digunakan.
Material grip karet modern umumnya dilengkapi dengan teknologi perforasi mikro yang berfungsi mengalirkan kelembapan air ke luar permukaan. Keunggulan utamanya terletak pada sensasi genggaman yang lengket (tacky) serta ketebalan minimal yang menjaga kepekaan rasa pegangan raket.
Namun bagi pemain dengan kadar keringat sangat berlebih, kelembapan air dapat menumpuk di permukaan karet sehingga membuatnya terasa licin. Kondisi ini berisiko mengganggu stabilitas kontrol raket saat pemain hendak melakukan kontrol net yang presisi.
Di sisi lain, grip handuk terbuat dari serat kain katun yang memiliki daya serap cairan keringat sangat tinggi secara alami. Lapisan kain ini mampu menyerap kelembapan secara cepat tanpa kehilangan traksi pegangan saat tangan dalam keadaan sangat basah.
Kelemahan grip berbahan kain katun ini terletak pada usianya yang relatif singkat karena mudah mengeras dan berbau jika terlambat diganti. Pemain wajib menyemprotkan cairan disinfektan atau sering mengganti balutan kain agar higienitas pegangan tetap terjaga.
Bagi pemilik tangan sangat basah, grip handuk menjadi solusi terbaik untuk menjaga pegangan tetap stabil sepanjang laga. Pemilihan balutan raket yang tepat meningkatkan rasa percaya diri saat mengeksekusi pukulan-pukulan krusial di arena.